BAB 1
Apakah Terapi Diet ?
Pada saat anda sakit dan berobat ke dokter, anda akan diperiksa dokter, kemudian dokter akan memberikan resep obat untuk ditebus di apotik. Selain itu kalau diperlukan dokter akan memberikan preskripsi diet dan menganjurkan menyerahkannya kepada dietisien yang akan memberi penjelasan kepada anda tentang cara mengatur makanan agar penyakit anda cepat sembuh. Mengatur makan pada orang sakit biasa disebut menjalankan diet. Diet adalah bagian dari pengobatan orang sakit. Orang yang ingin menurunkan berat badan juga dengan menjalani diet.
Terapi Diet
Menjalani Diet adalah mengatur makan sesuai dengan kemampuan tubuh yang sakit dalam mengolah makanan. Pengaturan makan pada orang sakit dinamakan Terapi Diet, karena tujuannya adalah untuk terapi atau pengobatan penyakit. Dasar pengaturan makan adalah makanan seimbang sesuai kebutuhan kalori dan kebutuhan zat gizi tubuh seperti anjuran untuk orang sehat. Pada orang sakit asupan kalori dan zat gizi disesuaikan dengan kemampuan tubuh yang sedang sakit dalam memroses makanan. Misalnya orang yang menderita penyakit ginjal, ginjalnya tidak mampu memroses protein sebanyak pada orang sehat maka perlu mengurangi asupan protein. Pada orang sakit syaraf diperlukan asupan vitamin B1 lebih banyak untuk penyembuhannya maka perlu lebih banyak makanan sumber vitamin B1, kalau perlu mengonsumsi suplemen vitamin B1.
Tujuan umum terapi diet adalah:
Mempertahankan atau meningkatkan atau membenahi status gizi tubuh.
Mencapai dan mempertahankan berat badan normal,
Memberikan asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral yang optimal sesuai kemampuan tubuh dalam memprosesnya.
Menghindari asupan natrium yang berlebihan
Menghindari makanan penyebab alergi atau yang tidak dapat ditoleransi tubuh.
Menyesuaikan tekstur makanan untuk orang dengan masalah tertentu.
Preskripsi diet.
Preskripsi Diet menunjukkan berapa kebutuhan kalori, tubuh anda, jenis diet sesuai penyakit anda dan tekstur makanan anda yang dianjurkan. Misalnya anda menyandang diabetes dan sakit maag atau sakit saluran pencernaan, mungkin dokter memberikan preskripsi diet pada anda, dan yang tertulis pada preskripsi diet adalah Diet Lunak Diabetes Melitus 1700 kalori.
Terapi berdasarkan makanan seimbang, namun kebutuhan zat gizi-nya disesuaikan dengan kemampuan tubuh anda dalam memroses zat gizi tersebut, agar tidak memberatkan organ tubuh anda yang sedang sakit. Kebutuhan kalori anda akan disesuaikan dengan jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, usia dan aktivitas anda. Untuk memudahkan anda berikut akan diuraikan tentang tekstur makanan, apa itu makanan seimbang, dan cara menghitung kebutuhan kalori yang dapat anda lakukan sendiri. Selanjutnya setelah mengetahui kebutuhan kalori akan diuraikan cara menerjemahkan kebutuhan kalori menjadi seberapa banyak makanan yang dianjurkan sesuai kebutuhan kalori tubuh berdasarkan Daftar Bahan Makanan Penukar. Akan diuraikan juga bagaimana menanggulangi apabila anda kegemukan dan kalau anda kurus, yang dapat disebabkan oleh asupan kalori yang tidak seimbang. Pada BAB selanjutnya akan diuraikan tentang diet atau pengaturan makan pada berbagai penyakit, makanan yang baik dikonsumsi, dibatasi dan yang perlu dihindarkan pada penyakit tertentu.
Hal tersebut di atas biasanya diajarkan pada saat anda konsultasi diet pada dietisien. Anda dapat mempelajari hal tersebut dari buku ini. Apabila masih perlu penjelasan lebih lanjut dapat konsultasi pada dietisien. Hidangan terapi diet hendaknya mengundang selera makan.
BAB II
Tekstur Makanan
Berikut ini diuraikan berbagai jenis tekstur makanan untuk orang sakit. Jenis tekstur makanan:
Makanan biasa
Makanan lunak
Makanan saring
Makanan cair
II.1 Makanan Biasa
Makanan biasa adalah seperti makanan sehari-hari orang sehat dengan bentuk makanan yang normal. Susunan makanan mengacu pada pola makanan seimbang. Makanan biasa diberikan pada orang sakit yang tidak ada gangguan saluran pencernaan termasuk gangguan menelan. Makanan dengan diet tertentu dapat juga mempunyai bentuk makanan biasa tetapi kandungan zat gizinya sesuai diet yang dianjurkan. Contohnya diet rendah garam bentuk makanannya biasa tetapi kandungan gizinya rendah kandungan natrium.
Contoh Menu Makanan Biasa
Makan siang
Nasi
Ikan bumbu balado
Oseng tahu
Sayur asem
Lalapan
Apel
II. 2 Makanan Lunak
Makanan lunak adalah makanan yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah, ditelan dan dicerna. Makanan lunak mudah cerna, rendah serat, tidak mengandung bumbu yang tajam dan merangsang. Makanan lunak biasanya diberikan kepada pasien dengan kondisi tertentu seperti sesudah operasi, pasien dengan kenaikan suhu tubuh, pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan. Diet tertentu dapat mempunyai tekstur lunak. Contohnya Diet Lunak Rendah Garam.
Contoh Menu Makanan Lunak:
Makan Siang
Nasi tim
Pepes tenggiri
Tumis tempe
Sayur bening bayam
Potongan pepaya
Kue pisang
II.3 Makanan Saring
Makanan saring adalah makanan yang mempunyai tekstur lebih halus dari Makanan Lunak. Makanan saring rendah serat, diberikan dalam bentuk disaring atau diblender. Makanan saring diberikan pada pasien sesudah mengalami operasi tertentu, pada infeksi akut termasuk infeksi saluran cerna, serta kepada pasien dengan kesulitan menelan. Diet tertentu dapat mempunyai tekstur makanan saring. Contohnya Diet Bubur Saring Diabetes Melitus 1500 Kalori.
Makan Siang
Bubur tepung beras
Gadon daging
Tim tahu
Jus pepaya
Puding maizena
II.4 Makanan Cair
Makanan Cair adalah makanan yang mempunyai konsistensi cair hingga kental. Menurut konsistensi, makanan cair terdiri atas tiga jenis, yaitu makanan cair jernih, makanan cair penuh dan makanan cair kental. Makanan dapat diberikan melalui mulut atau sonde.
II.4.1 Makanan Cair Jernih
Makanan cair jernih adalah makanan yang disajikan dalam bentuk cairan jernih pada suhu ruang dengan kandungan sisa minimal dan tembus pandang bila diletakkan dalam wadah bening. Bahan makanan yang dapat diberikan: teh, sari buah, sirup, air gula, kaldu jernih. Makanan dapat ditambah dengan suplemen energi tinggi dan rendah sisa. Makanan cair jernih diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu, keadaan mual dan muntah dan sebagai makanan tahap awal pasca perdarahan saluran cerna.
Contoh Makanan Cair Jernih
Kaldu jernih
Air jeruk
Air bubur kacang hijau.
Air sirup, air gula.
II.4.2 Makanan Cair Penuh
Makanan cair penuh adalah makanan yang berbentuk cair atau semi cair pada suhu ruang dengan kandungan serat minimal dan tidak tembus pandang bila diletakkan pada wadah bening. Makanan cair penuh diberikan kepada pasien yang mempunyai masalah untuk mengunyah, menelan, atau mencerna makanan padat misalnya pada operasi mulut atau tenggorokan, dan pada keadaan umum menurun. Makanan ini dapat diberikan melalui oral, pipa nasogastrik atau nasogastric tube (NGT). Ada dua golongan Makanan Cair Penuh, yaitu Formula Rumah Sakit dan Formula Komersial. Bagi pasien yang memerlukan makanan cair ini setelah pulang ke rumah akan diberikan resep pembuatan makanan Formula Rumah Sakit atau petunjuk Formula Komersial yang mana yang diperlukan sesuai kondisi kesehatannya.
Contoh makanan cair penuh:
Berbagai jenis susu formula komersial.
Susu formula rumah sakit: makanan cair biasa, makanan cair LLM, makanan cair tanpa susu, makanan cair diabetes melitus, makanan cair rendah sisa.
II.4.3 Makanan Cair Kental
Makanan cair kental adalah makanan yang mempunyai konsistensi kental atau semi padat pada suhu kamar yang tidak membutuhkan proses mengunyah dan mudah ditelan. Makanan cair kental diberikan kepada pasien yang tidak mampu mengunyah dan menelan, serta untuk mencegah aspirasi (cairan masuk ke dalam saluran nafas), seperti pada penyakit yang disertai peradangan, ulkus peptikum, atau gangguan struktural atau motorik pada rongga mulut.
Contoh Makanan Cair Kental:
Kentang puree, jus sayuran, jus mangga, puding maizena, makanan cair blender.
untuk konsultasi gizi silahkan hubungi : NUTRIDIET CENTER
Konsultasi Gizi bersama Dietisien : Siti Fatonah, S.Gz., M.Gz., RD.
No. HP. 081325713642
Tempat Praktik : Jl. Pahlawan 1 Gg. Pisang Kapas 2 no. 32 Kebondalem Kendal.




